BANYUMAS- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kini harus inklusif, manjing ing kahanan atau hadir di kenyataan. Karena tantangan bangsa ke depan semakin kompleks. Dibutuhkan gerakan nyata, agar PPP Banyumas kembali berjaya.
Itu dikatakan Kiai Faturochman, pada perayaan peringatan Hari Lahir (Harlah) PPP ke 49, Rabu malam, 5 Januari 2022, di Aula DPC PPP Banyumas. Kader PPP harus turun ke bawah melakukan endhong sistem (bertamu, bersilaturrahmi) untuk kepentingan amar ma’ruf nahi munkar.
“Endhong sistem sangat penting, justru di era digital seperti sekarang. Karena gadget telah sangat mengurangi orang bertatap muka, bersalaman dan ngobrol alamiah secara kemanusiaan,” kata Faturochman.
Kiai muda NU itu berpendapat, kepengurusan DPC PPP Banyumas akan solid, jika segenap pengurus rajin silaturrahmi. Mendatangi kawan lama dan membangunkan kembali simpul-simpul kekuatan PPP yang tertidur.
“Sudah saatnya PPP benar-benar terjun menyadarkan masyarakat untuk lebih aktif memperjuangkan syariat Islam di negara Pancasila ini,” ujarnya.
Gus Atiq, Ketua Majelis Syariah DPC PPP Banyumas menyebut, kader PPP harus berkiprah dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“PPP juga harus mengagendakan kajian-kajian ilmiah. Pengajian rutin generasi muda juga harus mulai digencarkan,” katanya.
Penulis: Khotibul Umam
2 comments
Semoga PPP semakin Maju dan Berkembang
Amin ya robbal ‘alamin.. Terimakasih atas doanya