Home Tak Berkategori PPP Banyumas Sayangkan Kasus Korupsi UNSOED

PPP Banyumas Sayangkan Kasus Korupsi UNSOED

https://pppbanyumas.or.id/wp-admin/post.php?post=2149&action=edit&vcv-gutenberg-editor

by khotibul umam

PURWOKERTO-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banyumas menyayangkan dan menyesalkan terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), khususnya yang berkaitan dengan penerimaan mahasiswa fakultas kedokteran.

Itu diungkapkan oleh Ketua DPC PPP Banyumas, Balqis Fadillah, Sabtu, 22 Agustus 2026. “Kami ikut prihatin atas kejadian itu. Kami menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini sedang dijalankan oleh KPK. Kami percaya seluruh proses penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, objektif, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” papar Balqis.

Menurut Balqis, sebagai bagian dari elemen masyarakat sekaligus parpol, DPC PPP Banyumas memandang persoalan ini sebagai alarm serius. Dunia pendidikan merupakan sektor yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga masa depan bangsa. Karena itu, seluruh penyelenggara negara dan pengelola lembaga pendidikan harus terus memegang teguh amanah rakyat, menjunjung integritas, serta memastikan pelayanan pendidikan berlangsung secara adil dan bebas dari praktik koruptif.

“Pendidikan tidak boleh menjadi ruang transaksional. Perguruan tinggi harus menjadi tempat lahirnya generasi bangsa yang berilmu, berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Balqis.

Peristiwa ini hendaknya menjadi pembelajaran penting bagi seluruh perguruan tinggi, khususnya UNSOED, untuk melakukan evaluasi, memperbaiki, dan membenahi tata kelola secara menyeluruh. Sistem penerimaan mahasiswa baru harus dibangun dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, keadilan, serta integritas agar kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi dapat kembali dan semakin kuat.

UNSOED memiliki posisi strategis sebagai perguruan tinggi negeri yang menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi di wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Karena itu, UNSOED harus mampu menjadi institusi pendidikan yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tata kelola yang bersih dan berintegritas.

Kami berharap peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi di kemudian hari. Momentum ini harus menjadi titik evaluasi bersama agar UNSOED semakin kuat sebagai kampus yang dipercaya dan dimiliki oleh rakyat, serta mampu memberikan akses pendidikan yang terjangkau dan berkeadilan bagi masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita besar Jenderal Soedirman, yang namanya disandang oleh universitas ini, yakni pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara. Nilai-nilai tersebut harus terus menjadi ruh dalam penyelenggaraan pendidikan di UNSOED.

DPC PPP Banyumas juga mendorong seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada aparat penegak hukum menjalankan tugasnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pada saat yang sama, kami berharap proses hukum ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang bersih, transparan, berintegritas, dan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Seperti diberitakan berbagai media mainstream dan media sosial, terjadi operasi tangkap tangan (OTT) Rektor, Wakil Rektor dan sejumlah pejabat Unsoed yang diduga terlibat dugaan kasus korupsi ratusan juta rupiah terkait penerimaan mahasiswa baru.

Penulis: Khotibul Umam

Related Articles

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: