BANYUMAS-Sudah saatnya generasi Z atau generasi millenial terjun ke politik praktis. Dengan begitu, millenial bisa ikut menentukan kebijakan pemerintah. Mengkritik kinerja pemerintah tentu saja boleh. Tapi akan lebih ideal jika kaum millenial ikut bersama-sama terjun ke politik praktis menjadi calon legislatif atau masuk ke struktural partai. Dengan begitu maka aspirasi millenial akan lebih tersalurkan.
Itu dikatakan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Banyumas, Balqis Fadillah, Senin 31 Juli lalu, di Kompleks Pondok Pesantren Roudlatul Ilmi, Kranggan, Pekkuncen. Statemen Balqis itu menjawab pertanyaan Teti, host pada program ‘Panggung Politik’ Satelit TV Purwokerto.
“Sudah saatnya kaum muda ikut berpolitik praktis. Jangan alergi politik praktis, jika ingin perlemen diisi oleh orang-orang yang punya kapasitas. Sudah saatnya pula kaum millenial tidak hanya jadi obyek politik, tetapi menjadi subyek politik,” kata Anggota DPRD Banyumas itu.
Balqis menambahkan, jika millenial ingin bidang pendidikan, kesehatan, atau sektor ekonomi kreatif terus membaik, ya mari millenial jangan apolitis. Karena sektor-sektor itu terkait dengan kebijakan pemerintah baik Undang-undang maupun peraturan daerah.
“Partai saya memang dikenal sebgai partai tua. Tapi kami memberi peluang seluas-luasnya bagi millenial untuk masuk dan ikut berpartai. Karena ide anak muda pasti lebih seru,” pungkas Balqis.
Penulis: Khotibul Umam