BANYUMAS-Menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2024 mendatang, Pondok Pesantren (Ponpes) Ar Ridlo, Kranggan, Pekuncen, Banyumas, Sabtu (19/10) gelar potong rambut (cukur) massal. Sebanyak 40 santri dicukur massal.
Cukur massal itu juga merupakan sesi praktek dari 20 peserta pelatian barbershop Program Pelatihan Kerja dan Propduktivitas Tenaga Kerja yang digelar Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Banyumas.
Tiga peserta pelatihan,Rofiq, Akmal dan Gugut, tampak antusias mencukur santri. “Ini benar-benar pelatihan tepat guna. Saya yang sama sekali tidak bisa mencukur, sekarang sangat percaya diri mencukur. Ini ilmu yang benar-benar berguna buat saya,” kata Rofiq.
Instruktur pelatihan, Alan, dari Harmoni Barbershop Tegal mengungkapkan, 20 peserta pelatihan, semua sukses mengikuti pelatihan. “Artinya, semua peserta aktif dan tekun mengikuti semjua sesi pelatihan. Sampai akhirnya bisa memotong rambut professional,” kata Alan.
Alan menyebut, 20 peserta pelatihan nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan. Sertifikat tersebut bisa digunakan melamar kerja di dalam dan luar negeri. “Bisa juga sebagai bekal untuk membuka kios cukur,” tutup Alan.
Inisiator pelatihan barbershop Balqis Fadillah, mengungkapkan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil, Banyumas, menggelar pelatihan itu untuk menyiapkan tenaga terampil dan profesional di bidang barbershop.
Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Banyumas itu menambahkan, cukur massal juga bisa menjadi agenda rutin di pondok pesantren atau madrasah dan sekolah. “Dua atau tiga bulan sekali bisa digelar cukur massal. Semoga pelatihan ini berdampak positif dan berguna,” ujarnya.
Penulis: Khotibul Umam