PURWKERTO- Suudzon atau berburuk sangka seringkali membuat kinerja menjadi kontraproduktif. Apalagi dalam kancah politik praktis, suudzon hanya akan menjadi kendala silaturahmi yang sudah susah payah dibangun.
Itu dikatakan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Banyumas, Balqis Fadillah, Minggu, 24 April 2022, saat acara buka bersama di Kantor DPC PPP Banyumas. Buka bersama pengurus harian DPC PPP Banyumas itu juga dihadiri Anggota DPRD Jateng dari PPP, Ina Hadianala.
Menurut Balqis, Idul Fitri mendatang harus menjadi momentum untuk menghilangkan suudzon. “Apalagi suudzon di internal kita sendiri, hanya akan membuat kinerja DPC tidak maksimal,” ujar Balqis.
Tahun ini, lanjut Balqis, sudah banyak agenda kerja menanti dan butuh diselesaikan secara cepat. Sebelum Agustus, pembentukan dan penyegaran ranting-ranting PPP harus sudah selesai.
“Tahun depan sudah masuk tahun politik. Banyak sekali agenda kerja yang harus seslesai. Apa jadinya jika kita masih suudzon,” tambah Balqis.
Sementara Ina Hadinala pada kesempatan itu melaporkan, sebanyak 650 paket sembako telah disalurkan di Kabupaten Banyumas. “Semoga bermanfaat bagi yang menerima. Juga bermanfaat untuk mendongkrak kebesaran PPP,” katanya.
Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kabupaten Banyumas, Abdul Aziz Muslim mengatakan, pihaknya berharap sluruh struktural partai, lembaga partai untuk fokus peningkatan suara di Banyumas.
“Lembaga lain seperti GMPI AMK agar segera terbentuk, sehingga kinerja DPC lebih terasa,” katanya.
Penulis: Khotibul Umam